Karakterisasi praktik agroforestri di Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia
Main Article Content
Abstract
Abstrak. Nurwulandari M, Fitriawan MN, Karina R, Khoirunnisa S, Setyawan AD. 2024. Karakterisasi praktik agroforestri di Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon 10: 110-142. Agroforestri adalah sistem pengelolaan penggunaan lahan yang mengintegrasikan pohon dengan tanaman pertanian atau padang rumput. Agroforestri dapat menghasilkan berbagai produk, seperti kayu, buah-buahan, sayuran, tanaman obat, pakan ternak, dll, yang bermanfaat bagi petani sambil mempertahankan keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkarakterisasi praktik agroforestri tradisional serta mengkaji kontribusinya terhadap mata pencaharian masyarakat lokal di Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara semi-terstruktur dengan 85 informan. Penelitian menunjukkan bahwa agroforestry didominasi oleh kebun rumah dengan luas >0,5 hektar, termasuk kegiatan pertanian skala kecil hingga menengah. Vegetasi dominan di lahan agroforestri yang diteliti terdiri dari Durio zibethinus (durian), Albizia chinensis (albisia), Swietenia mahagoni (mahoni), serta tanaman pertanian, yaitu Capsicum annuum (cabai), Zingiber officinale (jahe), dan Musa paradisiaca (pisang). Praktik agroforestri tidak hanya memberikan manfaat ekonomi melalui penjualan kayu dan produk pertanian oleh masyarakat lokal, tetapi juga meningkatkan produktivitas lahan dan keberagaman vegetasi.
Article Details
Issue
Section
References
Astuti RP, Setiawan BM, Prasetyo E. 2020. Analisis komparasi pendapatan usahatani salak pondoh pada lahan milik petani dengan lahan milik Perhutani di Desa Kajeksan Kecamatan Sukoharjo Kabupaten Wonosobo. Agroland: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian 27 (1): 25-37. [Indonesian]
BPS Kabupaten Wonosobo. 2023. Kecamatan Bawang dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik, Wonosobo. [Indonesian]
De Mendonça GC, Costa RCA, Parras R, de Oliveira LCM, Abdo MTVN, Pacheco FAL, Pissarra TCT. 2022. Spatial indicator of priority areas for the implementation of agroforestry systems: An optimization strategy for agricultural landscapes restoration. Sci Total Environ 839: 156185. DOI: 10.1016/j.scitotenv.2022.156185.
Dubovyk O, Landmann T, Dietz A, Menz G. 2016. Quantifying the impacts of environmental factors on vegetation dynamics over climatic and management gradients of Central Asia. Remote Sens 8 (7): 600. DOI: 10.3390/rs8070600.
Duffy C, Toth GG, Hagan RP, McKeown PC, Rahman SA, Widyaningsih Y, Sunderland TCH, Spillane C. 2021. Agroforestry contributions to smallholder farmer food security in Indonesia. Agrofor Syst 95 (6): 1109-1124. DOI: 10.1007/s10457-021-00632-8.
Fahad S, Chavan SB, Chichaghare AR et al. 2022. Agroforestry systems for soil health improvement and maintenance. Sustainability 14 (22): 14877. DOI: 10.3390/ su142214877.
Ghosh A, Majumder S, Saha S, Chakraborty S, Bhattacharya M. 2021. Leaves and barks of Albizia shade trees in tea plantation shows both insect attractant and pesticidal properties: A GC-MS based investigation. Asian J Agric 5 (2): 84-89. DOI: 10.13057/asianjagric/g050205.
Hadi EEW, Widyastuti SM, Wahyuono S. 2016. Diversity and untilization of understorey in agroforestry system of Menoreh Hill, Kulon Progo Regency. Jurnal Manusia Lingkungan 23 (2): 206-215. DOI: 10.22146/jml.18792. [Indonesian]
Igwe PU, Ezeukwu JC, Edoka NE, Ejie OC, Ifi GI. 2017. A review of vegetation cover as a natural factor to soil erosion. Intl J Rural Dev Environ Health Res 1: 21-28. DOI: 10.22161/ijreh.1.4.4.
Ingutia R, Rezitis AN, Sumelius J. 2020. Child poverty, status of rural women and education in sub Saharan Africa. Childr Youth Serv Rev 111: 104869. DOI: 10.1016/j.childyouth.2020.104869.
Jose S, Garrett HEG, Gold MA, Lassoie JP, Buck LE, Current D. 2021. Agroforestry as an integrated, multifunctional land use management strategy. In: Garrett HEG, Jose S, Gold MA (eds). North American Agroforestry. American Society of Agronomy, Madison, Wisconsin. DOI: 10.1002/9780891183785.ch1.
Kassie GW. 2018. Agroforestry and farm income diversification: Synergy or trade-off? The case of Ethiopia. Environ Syst Res 6: 8. DOI: 10.1186/s40068-017-0085-6.
Khalefa EY, Selian SN. 2021. Non-random samples as a data collection tool in qualitative art-related studies. Intl J Creat Arts Stud 8 (1): 35-49. DOI: 10.24821/ijcas.v8i1.5184.
Kundrat K. 2019. Karakteristik tanah di bawah vegetasi albasia dan analisis nilai tambah kayu sengon di Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Karawang. Agro Tatanen 1: 1-9. DOI: 10.55222/agrotatanen.v1i2.173. [Indonesian]
Kurniawan S, Kusumawati IA, Prayogo C, Nuraini Y, Nugroho G, Purnamasari E, Mardiani MO, Hairiah K. 2023. Pendampingan kelompok tani hutan untuk perbaikan manajemen lahan agroforestri kopi di Hutan Pendidikan Universitas Brawijaya (UB Forest). Agrimas 2 (1): 43-50. DOI: 10.25047/agrimas.v2i1.31. [Indonesian]
Kusuma BN, Annas RD, Putri AD, Septianto E. 2014. Telaah penerapan kriteria sustainable site pada perumahan ditinjau dari aspek ruang terbuka hijau. Reka Karsa: Jurnal Arsitektur 2 (1): 1-12. DOI: 10.26760/rekakarsa.v2i1.447. [Indonesian]
Montagnini F, Metzel R. 2017. The contribution of agroforestry to sustainable development goal 2: end hunger, achieve food security and improved nutrition, and promote sustainable agriculture. In: Montagnini F (eds). Integrating Landscapes: Agroforestry for Biodiversity Conservation and Food Sovereignty. Springer, Cham. DOI: 10.1177/1940082917720667.
Novianti D, Setiawan A. 2018. Pengaruh pemangkasan pucuk dan jarak tanam terhadap pertumbuhan dan produksi bibit ubi jalar (Ipomoea batatas L.). Buletin Agrohorti 6 (1): 140-150. DOI: 10.29244/agrob.6.1.140-150. [Indonesian]
Panggabean FDM, Mawami L, Nissa TC. 2014. Respon pertumbuhan dan produksi bengkuang (Pachyrhizus Erosus (L.) Urban) terhadap waktu pemangkasan dan jarak tanam. Jurnal Agroekologi 2 (2): 702-711. DOI: 10.32734/jaet.v2i2.7077. [Indonesian]
Pantera ?, Mosquera-Losada MR, Herzog F, Den Herder M. 2021. Agroforestry and the environment. Agrof Syst 95 (5): 767-774. DOI: 10.1007/s10457-021-00640-8.
Potter C, Urquhart J. 2017. Tree disease and pest epidemics in the Anthropocene: A review of the drivers, impacts and policy responses in the UK. For Policy Econ 79: 61-68. DOI: 10.1016/j.forpol.2016.06.024.
Putra MU, Rujehan R, Sardjono MA, Matius P, Ahyauddin A. 2020. Potensi agroforestri di Desa Mara Satu Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara. Agrifor: Jurnal Ilmu Pertanian dan Kehutanan 19 (1): 59-70. DOI: 10.31293/af.v19i1.4572. [Indonesian]
Rahayu S, See LS, Shukor NA. 2010. Uromycladium tepperianum, the gall rust fungus from Falcataria moluccana in Malaysia and Indonesia. Mycoscience 51: 149-153. DOI: 10.1007/S10267-009-0022-2.
Reppin S, Kuyah S, de Neergaard A, Oelofse M, Rosenstock TS. 2020. Contribution of agroforestry to climate change mitigation and livelihoods in Western Kenya. Agrofor Syst 94: 203-220. DOI: 10.1007/s10457-019-00383-7.
Rosati A, Borek R, Canali S. 2021. Agroforestry and organic agriculture. Agrofor Syst 95: 805-821. DOI: 10.1007/s10457-020-00559-6.
Sharma P, Singh MK, Tiwari P, Verma K. 2017. Agroforestry systems: Opportunities and challenges in India. J Pharmacogn Phytochem 6 (6S): 953-957. DOI: 10.1201/9781315364094-171.
Siregar MAR. 2023. Peningkatan Produktivitas Pertanian Melalui Penerapan Sistem Pertanian Terpadu. DOI: 10.31219/osf.io/c6hjz. [Indonesian]
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta, Bandung. [Indonesian]
Sutaminingsih L, Sujana N. 2020. Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha tani durian. Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi 8 (2): 122-128. DOI: 10.23887/ekuitas.v8i2.25970. [Indonesian]
Suter F, Steubing B, Hellweg S. 2017. Life cycle impacts and benefits of wood along the value chain: The case of Switzerland. J Ind Ecol 21 (4): 874-886. DOI: 10.1111/jiec.12486.
Swieter A, Langhof M, Lamerre J. 2022. Competition, stress and benefits: Trees and crops in the transition zone of a temperate short rotation alley cropping agroforestry system. J Agron Crop Sci 208 (2): 209-224. DOI: 10.1111/jac.12553.
Tantra MW, Setiawan E, Isyanto I, Nugroho E, Kurniawan A. 2022. Potensi pemberdayaan ekonomi Umat Buddha di Kecamatan Kaloran Kabupaten Temanggung Jawa Tengah. Jurnal Agama Buddha dan Ilmu Pengetahuan 8 (2): 75-86. DOI: 10.53565/abip.v8i2.526. [Indonesian]
Triwanto J. 2024. Peran Agroforestri dalam Ketahanan Pangan dan Kelestarian Lingkungan Secara Berkelanjutan. Universitas Muhammadiyah Malang Press, Malang. [Indonesian]
Triyogo A, Widyastuti SM. 2012. Peran serangga sebagai vektor penyakit karat puru pada sengon (Albizia falcataria L. Fosberg). Jurnal Agronomi Indonesia 40 (1): 77-82. DOI: 10.24831/jai.v40i1.14939. [Indonesian]
Viswanath S, Lubina PA. 2017. Traditional agroforestry systems. In: Dagar JC, Tewari VP (eds). Agroforestry: Anecdotal to Modern Science. Springer, Singapore. DOI: 10.1007/978-981-10-7650-3_3.
Wattie GGRW, Sukendah S. 2023. Peran penting agroforestri sebagai sistem pertanian berkelanjutan. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perkebunan 5 (1): 30-38. DOI: 10.55542/jipp.v5i1.506. [Indonesian]