Respon pertumbuhan dan hasil tanaman padi varietas IR 64, Ciherang, Inpari 32 terhadap aplikasi biosaka
Main Article Content
Abstract
Abstrak. Djauhari R, Novalina. 2024. Respon pertumbuhan dan hasil tanaman padi varietas IR 64, Ciherang, Inpari 32 terhadap aplikasi biosaka. Pros Sem Nas Masy Biodiv Indon 10: 151-157. Upaya intensifikasi untuk meningkatkan produktivitas dan produksi padi terus dilakukan, salah satunya adalah melalui penggunaan biosaka. Penggunaan biosaka dilaporkan mempunyai banyak manfaat bagi tanaman. Namun masih sedikit laporan tentang hasil pengujian empiris terkait penggunaan biosaka, termasuk respon varietas padi yang berbeda terhadap aplikasi biosaka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi biosaka terhadap pertumbuhan dan hasil beberapa varietas padi sawah. Penelitian percobaan dilakukan di rumah kaca Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara pada bulan Oktober 2023 hingga Maret 2024, menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial yang terdiri dari dua faktor perlakuan dan tiga ulangan. Faktor pertama yaitu varietas padi (IR 64, Ciherang, Inpari 32) dan faktor kedua yaitu aplikasi biosaka (kontrol, perendaman benih, penyemprotan pada tanaman). Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, panjang malai, bobot malai, bobot 100 butir, persentase bobot gabah bernas, dan hasil gabah bernas. Data dianalisa menggunakan ANOVA dan uji Duncan pada ? 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi biosaka mempunyai pengaruh nyata terhadap bobot 100 butir dan persentase bobot gabah bernas. Bobot 100 butir dan persentase bobot gabah bernas pada perlakuan biosaka lebih tinggi dibandingkan kontrol. Varietas IR 64, ciherang dan Inpari 32 mempunyai respon yang relatif sama terhadap aplikasi biosaka pada beberapa variabel pengamatan, dan hasil terbaik terdapat pada varietas Ciherang.
Article Details
Issue
Section
References
Ansar M, Manurung R, Barki H, Suwandi, Pambudy R, Fahmid IM, Sugiharto U. 2023. Elicitor Nuswantara Biosaka: Sustainable Agricultural Breakthrough Towards an Archipelago Land of Harmony. IPB Press, Bogor. [Indonesian]
Adiwijaya HD, Lusiana, Cartika I. 2023. Utilization of various types of weeds as bioavailable materials to increase onion production (Allium ascolanicum L.). Jurnal Agroekoteknologi dan Agribisnis 7 (2): 151-160. [Indonesian]
Albrecht U. 2019. Plant Biostimulants: Definition and overview of categories and effects. UF/IFAS Extension 5 (3): 1-4.
Arinta K, Lubis I. 2018. The growth and production of some local rice cultivars from Kalimantan. Bulletin Agrohorti 6 (2): 270-280. [Indonesian]
Central Bureau of Statistics. 2022. Harvest Area and Rice Production in Indonesia 2021. https://www.bps.go.id/publication /2022/07/12/
c52d5cebe530c363d0ea4198/luas-panen-dan-produksi-padi-di-indonesia-2021.html [Indonesian]
Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. 2013. Description of the IR64 Rice Variety. Department of Agriculture and Food Security Daerah Istimewa Yogyakarta. https://dpkp.jogjaprov.go.id/dbenih/Tanaman+ Pangan+%28Padi%29/2561985a969c96d9d18008451f7d7e1c95e17d5c809f5b86a1aecab7e836cdab22. [Indonesian]
Halder M, Sarkar S, Jha S. 2019. Elicitation: A biotechnological tool for enhanced production of secondary metabolites in hairy root cultures. Eng Life Sci 19 (12): 880-895. DOI: 10.1002/elsc.201900058.
Hulu Y. 2023. Effect of biosaka application frequency on lowland rice growth and production (Oryza sativa L.) [Undergraduate Thesis]. Universitas Sumatera Utara, Medan. [Indonesian]
Kartika MA, Nurhidayati, Basit A. 2024. Effect of application of biosaka and inorganic fertilizer on growth and nutrient uptake of N, P, K in upland rice variety Inpago 13 Fortiz. Jurnal Agronisma 11 (2): 391-406.
Leiwakabessy C, Sinaga MS, Mutaqin KH, Trikoesoemaningtyas T, Giyanto G. 2018. Salicylic acid as an inducer of rice plant resistance to bacterial leaf blight. Jurnal Fitopatologi Indonesia 13 (6): 207. DOI: 10.14692/jfi.13.6.207. [Indonesian]
Moreno-Perez A, Martínez-Ferri E, Pilego-Alfaro F, Pliego C. 2020. Elicitors and plant defence. JOJ Hortic Arboric 2 (5): 555600. DOI: 10.19080/JOJHA.2020.02.555600.
Napitupulu M, Syahfari H, Yahya Z, Patah A, Kamarubaya L, Sujalu AP, Rahmi A, Jannah N, Jumani, Ermawati H, Astuti P, Gebriyanti C, Sherina AB, Kemnyen M, Handayani R. 2023. Training on making biosaka elicitors from plants at the Rukun Sentosa farmer group, Sindangsari Village, Sambutan District. Jurnal Abdimas Untag Samarinda 1 (2): 59-66. [Indonesian]
Rachmat. 2022. Uncovering the Mysteries of Biosaka. Ministry of Agriculture, Directorate General of Food Crops. https://Tanamanpangan. Pertanian.Go.Id/Detil-Konten/Iptek/119. [Indonesian]
Reflis, Sumartono E, Arianti NN, Sukiyono K. 2023. Biosaka organic farming development. Commun Develop J 4 (2): 2939-2945.
Saghai A, Almen E, Hallin S, Glinwood R. 2023. Seed treatment with plant-defence elicitors decreases the abundance of ammonia axidizers associated with winter wheat roots. Soil Biol Biochem 180: 109016. DOI: 10.1016/j.soilbio.2023.109016.
Samota MK., Sasi M, Awana M, Yadav OP, Amitha MSV, Tyagi A, Kumar S, Singh A. 2017. Elicitor-induced biochemical and molecular manifestations to improve drought tolerance in rice (Oryza sativa L.) through seed-priming. Front Plant Sci 8: 934. DOI: 10.3389/fpls.2017.00934.